Yang pasti datang dan pasti berlalu. Seperti pisau yang tajam, ditangan siapa pisau digenggam, disanalah muncul kemanfaatan.
Kamis, 14 Mei 2009
syair sabtu
Seperti matahari yang tidak lelah menyinari bumi, dan adil membagi sinarnya untuk semua, hanya kadang mendung menutupi cahayanya menuju bumi. Seperti rembulan yang selalu memberikan cerita lain ditiap malam, kadang penuh, setengah bahkan hilang, yang selalu membuat laut naik di masanya. Seperti bintang yang terang menunjukkan jalan makhlukNya ketika terapung dibirunya permadani alam. Seperti hujan yang membasahi semua yang dilewati, melalui proses panjang sirkulasi menuju kondensasi hingga mencapai titik jenuh kelabu, akhirnya menangis di hamparan padang tandus, menghidupi se isinya, menumbuhkan benih yang bertebaran, mengaliri kesucian ketika tiba di alur pasti menuju muara.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
tapi kalo ntar gravitasi matahari makin kuat menarik inti bumi trus menyedot energi bumi (eh, bener g sih pernyataanku ini) gmn?
BalasHapusfasa bulan aq masih ngerti, tapi alasan knp laut bisa pasang karena gravitasi bulan tuh gmn ya ceritanya?
kalo ada bintang jatuh gmn? (make a wish aja kale ye...moga aja g jatuh di rumah kita bintangnya, hehehehehe)
nah itu masalahnya, kalo g ada hujan, ntar kekeringan, tp kalo hujan kebanyakan ntar jd kebanjiran, gmn ya enaknya, hehehehehe